Ini mungkin cuma sekedar novel, tapi jauh dibalik itu semua ada satu pelajaran besar yang bisa aku ambil dari sini. Sosok mika, seorang ODH (Pengidap penyakit Aids) dan Indi, seorangan skolioser. Mika yang selalu menyayangi indi tanpa syarat. Ini salah satu buku paling romantis yang pernah aku baca. 1. Sosok Mika yg selalu ngingetin kita bahwa cinta nggk butuh syarat "mika selalu bilang dia sayang sekali sama aku, tapi dia tidak pernah bertanya aku sayang dia atau tidak" 2. Sosok Mika yg selalu ngingetin kita bahwa setiap orang itu sama "sugar orang itu seperti apel. kalau dikupas terus kamu makan buahnya, kamu tidak pernah tau bahwa apel warna apa yg sedang kamu makan, rasanya sama kan" 3. Sosok Mika yg selalu ngingetin kita bahwa tuhan itu satu "begini sugar, namamu Indi, kan? tapi ibumu panggil kamu kakak dan aku panggil kamu sugar, jadi indi ada berapa? tetap satu. Tuhan juga begitu sugar, apapun nama yg kita pakai untuk menyebutnya, Dia tetap satu" 4. Sosok Mika yg selalu ngingetin kita bahwa kematian bukan hal menakutkan "kamu takut sm kematian karna kamu enggak tau. sugar kmu pikir kematian itu gelap, sakit, dan menakutkan yaa kan? dri mana kamu tau? selama ini kita nggk pernah tau bagaimana rasanya mati. mungkin mati itu bahagia, menyenangkan. tidak pernah ada orang mati untuk memutuskan untuk kembali, kan? mungkin memang mati itu menyenangkan sugar" 5. Sosok Mika yg selalu ngingetin kita bahwa tak ada manusia sempurna. Indi "Mika kamu sempurna sekali, apa yg kamu punya ak tidak punya" dan Mika "sugar, kamu lupa ya? aku cuman punya satu lesung pipit tapi kamu punya dua" 6. Sosok Indi yg selalu ngingetin kita bahwa cinta itu tak ada duanya "Mika aku mencintaimu sungguh, aku juga sangat yakin kamu mencintaiku. tapi bisakah sedikit saja kamu membenciku? agar aku mempunyai alasan untuk melupakanmu" 7. Sosok Indi yg selalu ngingetin kita bahwa hidup tak berati tanpa cinta dan kasih sayang "sugar kalau kamu masih bisa hidup 70 tahun lg, aku akan memilih untuk hidup 70 tahun kurang sehari saja supaya aku tak akan pernah merasakan satu haripun aku hidup tanpa kamu (mika) tapi sayang kamu meninggalkan ku 68 tahun lebih cepat mikaaa" 8. Sosok Indi yg selalu ngingetin kita untuk bersyukur "dulu aku banyak meminta, aku minta Tuhan membuatku bisa menari, berlari, menyanyi, berjalan tanpa penyangga tulang belakang, berhitung. Tetapi setelah adanya kamu, aku hanya minta Tuhan membuatmu selalu ada di sisi ku" 9. Sosok Indi yg selalu ningetin kita kesetiaan tak tergantikan oleh waktu "aku memiliki ruang yg luas di hatiku untuk mencintai lelaki itu, mikaa. seperti aku mencintaimu sungguh tanpa mengabaikanmu sedikitpun, karna aku juga masih memiliki ruang yg luas untuk mencintaimu selalu" Mungkin sederet kata-kata diatas bisa menuntun untuklebih pintar menghargai setiap waktu yg kita punya :-)
Langganan:
Postingan (Atom)